Navigasi esai: Intro & Pilar 1 · Pilar 2 · Pilar 3 Ada dua sisi di sini: produk & proses. Sisi Produk “Anda bisa saja sudah sering rilis, tapi itu akan sia-sia jika yang dirilis itu keren-hanya-menurut-bos.” Masalah e: Bos yang Semua Maunya Harus Dituruti Bos, pemilik, presiden. CEO, walikota, atau apapun namanya, semua punya satu benang merah. Semua merasa akan jadi orang pertama yang digantung, kalau organisasinya gagal. Agar tidak gagal, mereka biasanya memimpin inisiatif inovasi. Tentu di zaman sekarang, inovasi seringnya berwujud software. Masalahnya adalah: Mereka hampir selalu jatuh cinta dengan ide mereka, Mereka (kebetulan) adalah juga pimpinan. Kenapa masalah? Bukankah itu memang tugas pimpinan? Mengatur organisasi sesuai visi-misi-nya? Sesuai maunya mereka? Memang. Sayangnya, mengembangkan software itu tidak sama dengan mengurus operasional: merekrut orang-orang untuk hirarki jabatan, memilih vendor untuk mengadakan barang/jasa, dan pekerjaan-pekerjaan umum lainnya (masalah ‘rumit’ di teori Cynefin). Mengembangkan software itu adalah kegiatan R&D alias

Navigasi esai: Intro & Pilar 1 · Pilar 2 · Pilar 3 Di esai sebelumnya, kita belajar bahwa Agile Software Development benar-benar berbeda dengan cara lama. Terlebih, banyak perubahan yang berada di level organisasi. Maka, penyebab utama kegagalan adalah pimpinan yang tidak paham & mendukung. Timbul pertanyaan: memang dukungan konkrit apa saja yang dibutuhkan? Banyak. Untungnya, semua bisa dirangkum ke tiga pilar ini: Rilis yang sesegera mungkin & sering. Build-Measure-Learn, baik di level produk maupun organisasi. Kualitas teknis yang tinggi & terjaga. Mereka adalah Tiga Pilar Agile Software Development©. Karena pilar, ketiganya wajib ada. Valid? Tunggu, tunggu, memang siapa sih Rizky Syaiful itu? Kenapa saya harus mendengar pendapat dia? Ini kan pilar; sesuatu yang fundamental. Harusnya saya mendengar dari pakar terkenal! Meski Rizky sudah lima tahun jadi trainer Scrum, tiga pilar di atas bukan opini dia. Melainkan dari… Satu. Scrum, dkk. Silahkan lihat sendiri Scrum, Kanban, & XP (eXtreme Programming) — dan