Ini adalah hukum alam: permintaan fitur hampir selalu melebihi kapasitas produksi developer. Artinya, seorang Product Owner (PO) harus bisa menolak, dan membuat paham & tenang orang-orang yang permintaannya ditolak. Bagaimana? Ada banyak cara, tapi yang utama adalah transparansi Product Backlog (PB). Contoh Kasus Anda adalah pimpinan tim entri data di perusahaan. Sekarang adalah awal bulan. Tim Anda punya target  A di setiap akhir bulan. Dengan cara manual saat ini, tim Anda butuh waktu kurang lebih dua minggu untuk menyelesaikan target A—masih sangat aman sebenarnya. Muncul ide fitur baru, yang bisa mempersingkat pengerjaan target A dari 2 minggu menjadi 3 hari. Setelah dihitung-hitung, Anda butuh fitur X, selesai selambat-lambatnya di petengahan minggu kedua bulan ini. Kenapa? Karena jika ternyata ada masalah, masih ada minggu ketiga & keempat untuk entri data dengan cara lama. Anda datang ke PO, beliau menolak. Sebelum Anda melobi, PO menunjukkan PB